Skip to Content
Loading...
Admin
Admin
Asyharie
Awali dengan salam. (sertakan link jika seputar halaman website)

Jurumiyah - Bab Mashdar

 Mashdar adalah isim manshūb yang datang sebagai bentuk ketigadalam tashrīf suatu fi‘il. Dengan kata lain, mashdar adalah nama dari perbuatan itu sendiri.


اَلْمَصْدَرُ هُوَ اَلِاسْمُ اَلْمَنْصُوبُ، اَلَّذِي يَجِيءُ ثَالِثًا فِي تَصْرِيفِ اَلْفِعْلِ،

نَحْوَ ضَرَبَ يَضْرِبُ ضَرْبًا


Mashdar adalah isim yang dinashabkan, yang datang sebagai bentuk ketigadalam tashrif fi‘il.


Contoh Mashdar dalam Tashrif Fi‘il


ضَرَبَ  →  يَضْرِبُ  →  ضَرْبًا


ضَرَبَ → fi‘il māḍī


يَضْرِبُ → fi‘il muḍāri‘


ضَرْبًا → mashdar (isim manshūb)


Mashdar selalu berstatus manshūb ketika digunakan dalam susunan kalimat.


Pembagian Mashdar


Mashdar terbagi menjadi dua bagian:


مَصْدَرٌ لَفْظِيٌّ (Mashdar Lafdzhī)


مَصْدَرٌ مَعْنَوِيٌّ (Mashdar Ma‘nawī)


Mashdar Lafdzhī


Mashdar lafdzhī adalah mashdar yang lafazhnya sesuaidengan lafazh fi‘ilnya.


قَتَلْتُهُ قَتْلًا


قَتَلْتُهُ → aku membunuhnya


قَتْلًا → mashdar yang satu lafazh dengan fi‘ilnya


Karena lafazh mashdarnya sama dengan bentuk fi‘ilnya, maka disebutmashdar lafdzhī.


Mashdar Ma‘nawī


Mashdar ma‘nawī adalah mashdar yang sesuai maknanyadengan fi‘il, namun tidak sama lafazhnya.


جَلَسْتُ قُعُودًا

قُمْتُ وُقُوفًا


جَلَسْتُ (aku duduk) → قُعُودًا (duduk)


قُمْتُ (aku berdiri) → وُقُوفًا (berdiri)


Walaupun lafazhnya berbeda, maknanya tetap menunjukkan perbuatan yang sama,maka disebut mashdar ma‘nawī.


📌 Ringkasan Inti Bab


Mashdar adalah isim manshūb yang menjadi bentuk ketiga tashrif fi‘il.


Mashdar terbagi

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?